MELAYANI PEMBELIAN MOBIL SUZUKI TUNAI / KREDIT |
Featured Post
Featured Post
Hasil Riset, Merek Mobil Yang Berkesan Nyaman Saat Awal Beli
Lembaga riset otomotif berbasis di Singapura, JD. Power, mengeluarkan sebuah hasil risetnya yang dikutip dari Indonesia Initial Quality...
Ketatnya persaingan bisnis antar merek otomotif roda empat di Indonesia tidak hanya terjadi di segmen kendaraan penumpang, tapi juga di segmen kendaraan niaga ringan atau light commercial vehicle (LCV).
Di segmen LCV berbahan bakar bensin, tercatat ada tiga merek yang menjadi pemain kuatnya. Yakni, SUZUKI, Daihatsu dan Mitsubishi Motors. Di pasar LCV 1 ton, Suzuki dengan pick up Suzuki Carry saat ini tercatat masih merajai pasar dengan pangsa pasar hampir melebihi 50 persen selama rentang periode Januari sampai Oktober 2017.
Penguasaan market share yang kuat ini membuktikan kedigdayaan Suzuki Carry pick up sebagai kendaraan niaga ringan legendaris yang dipercaya kalangan dunia usaha, termasuk pengusaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk menunjang bisnis mereka.
Informasi yang kami dapatkan dari PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), agen pemegang merk mobil Suzuki di Indonesia, menyebutkan, penguasaan pasar Suzuki Carry pick up di segmen LCV bensin di Indonesia tidak hanya terjadi sepanjang tahun 2017 ini saja. Selama 5 tahun terakhir, (2013-2017) market share Suzuki Carry pick up secara nasional mencapai rata-rata hampir 50 persen.
Di internal PT SIS, Suzuki Carry pick up saat ini menjadi kontributor penjualan terbesar dari seluruh model kendraaan Suzuki yang saat ini dipasarkan di Indonesia.
Popularitas pick up ini membuat catatan volume penjualanya mengalahkan MPV Suzuki Ertiga dengan persentase kontribusi sebesar 40 persen.
"Penjualan yang besar itu tidak bisa dilepaskan dari fitur dan keunggulan yang dimiliki Suzuki Carry pick up," ungkap Setiawan Surya, 4W Deputy Managing Director PT SIS di acara Kumpul Akbar Wirausahawan Suzuki 2017 (KAWIR 2017) di Suzuki UMC Surabaya.
Untuk memperkuat dominasi pasarnya di LCV bensin kelas 1 ton di Indonesia, pada Januari 2017 lalu, Suzuki telah melakukan penyegaran produk dengan meluncurkan Suzuki New Carry pick up yang merupakan versi facelift dari model Suzuki Carry pick up yang sebelumnya dipasarkan.
Di versi facelift ini, New Suzuki Carry pick up sudah dilengkapi dengan grill baru dan emblem front under guard di bawah bemper yang memperkuat kesan kokoh, irit bahan bakar.
Fitur baru lainnya di pick up ini adalah Cylinder Key di kedua pintu yang menjamin kemananan mobil saat sedang diparkir.
New Suzuki Carry pick up menggunakan bak lebih luas berukuran 2,2 m x 1,428 meter.
Setiawan Surya menjelaskan, dengan berbagai keunggulan yang dimilikinya selama ini, yakni konsumsi bahan bakarnya yang terkenal irit, tangguh dan mampu membawa muatan dalam jumlah banyak, pengusaha menjadi loyal menggunakan Carry pick up sebagai sarana transportasi penunjang aktivitas bisnis mereka dan sudah dipercaya lebih dari 40 tahun sejak pick up ini diperkenalkan pertama kali di Indonesia tahun 1970-an.
“Kami optimis Suzuki Carry Pick Up akan terus menjadi pilihan konsumen Indonesia, apalagi ditengah gencarnya pembangunan infrastruktur yang dilakukan pemerintah. Hal ini bisa mendorong kebutuhan kendaraan niaga yang tangguh serta irit untuk menunjang kegiatan ekonomi di daerah,” tandas Setiawan Setiawan.
Gyion Ananta Hardy
Maret 02, 2018
New Google SEO
Bandung, Indonesia
Suzuki Carry Kuasai hampir 50 Persen Pangsa Pasar Pick Up di Indonesia
Posted by Suzuki | PT Cinta Damai Putra Bahagia on Jumat, 02 Maret 2018
Mobil Hatchback menjadi salah satu pilihan kendaraan yang dijual di Indonesia, meski tidak selaris seperti di segmen Multy Purpose Vehicle (MPV), namun ternyata jenis kendaraan ini masih memiliki penggemar setia. Sukses memuncaki sekaligus mengkudeta Honda Brio RS di kelas city car dengan Ignis, di kelas Small Hatchback Suzuki Baleno justeru menyalip Toyota Yaris.
Berdasarkan data wholesales dari Gaikindo selama November 2017, persaingan di segmen ini memang masih menyertakan 3 merek besar asal Jepang, yaitu Honda, Toyota dan Suzuki. Sementara, kontestan lain seperti Mazda, KIA, VW dan Hyundai masih sebatas turut berpartisipasi.
Namun demikian, angka penjualannya sendiri tidak terlalu jauh mencolok, Jazz terjual 1.069 unit, Baleno 659 unit, Yarris 616 unit dan Mazda2 hanya terjual 103 unit saja.
Impian Toyota Yaris untuk menggeser Honda Jazz yang sudah hampir 1 dekade lebih memuncaki pasar small hatchback, nampaknya harus ditunda. Bagaimana tidak, Honda Jazz yang memiliki “musuh abadi” Toyota Yaris yang digadang-gadang dapat mengerus pasar Honda Jazz di tanah air, malah disalip Suzuki Baleno.
Produk baru yang turut menopang peningkatan penjualan Suzuki adalah hatchback Baleno. Produk yang mulai dikirim ke pasar pada awal semester kedua ini terjual 581 unit pada Oktober atau berkontribusi 0,95% terhadap penjualan Suzuki.
Berikut rinciannya:
- Honda Jazz 1.069 unit
- Suzuki Baleno hatchback: 659 unit
- Toyota Yaris: 616 unit
- Honda Civic Turbo hatchback: 204 unit
- Mazda2: 103 unit
- Mini Cooper: 43 unit
- Kia All New Rio: 30 unit
- VW Polo: 34 unit
- Hyundai i20: 10 unit
Total November 2017: 2.606 unit
Total Januari- November 2017: 31.616 unit
Gyion Ananta Hardy
Maret 02, 2018
New Google SEO
Bandung, Indonesia
Mulailah menjadi cerdas sebagai konsumen kendaraan. Jangan mudah tergiur dengan fitur hiburan yang berlimpah, sementara fitur keselamatan diabaikan.
Baru-baru ini, Suzuki meluncurkan secara nasional Suzuki Ignis Sport Edition yang mendapat tambahan 6 fitur sebagai pembeda antara Ignis SE dengan Ignis GL.
Suzuki Ignis menonjol diantara kompetitornya, selain desainnya yang modern, unik, futuristic dan nyaman. Urban SUV Suzuki Ignis ditopang fitur berkelas, hal ini ini guna mendukung pemakainya yang berada diperkotaan yang umumnya memiliki traffic yang padat namun tidak mengurangi raya nyaman, aman dan mesin tetap bertenaga.
PT Suzuki Indomobil Sales, menjadi pelopor kendaraan aman di kelasnya. Para insiyur Suzuki menggunakan rancang bangun dari platform Heartectberstruktur high-rigid underbody mengusung konsep Total Effective Control Technology. Hal ini menyebabkan tampilan eksterior yang compact, namun lapang di bagian interior.
Semua produk Suzuk Ignis termasuk Suzuki SE, memiliki struktur body yang kokoh ini dipadukan dengan suspensi depan McPherson Strut with Coil Spring dan suspensi belakang Torsion Beam with Coil Spring. Untuk sisi pengereman sangat andal berkat Ventilated Disc pada bagian depan dan Drum, Leading and Trailing di bagian belakang.
Itulah sebabnya, dengan tampilan ekterior dan interior yang terbaru Suzuki Ignis SE masih tetap nyaman dinikmati.
Pada bagian interior Ignis Sport Edition juga dilengkapi dengan Head Unit Touch Screen terbaru berukuran tujuh inchi sehingga tampak lebih modern dan mewah sekaligus mengakomodir kebutuhan entertainment selama berkendara. Head unit touch screen pada interior Ignis Sport Edition juga telah dilengkapi fitur seperti Mechaless, Radio (AM/FM), MP3, WMA, Bluetooth Audio, dan Bluetooth phone call yang bisa terintegrasi pada smartphone.
“Melihat animo yang besar mengenai Suzuki Ignis, pada hari ini kami memperkenalkan varian baru yaitu Ignis Sport Edition. Pembaruan pada Ignis Sport Edition tidak hanya dilakukan untuk memberikan tampilan lebih segar, tetapi juga mengakomodir kebutuhan masyarakat urban akan kendaraan yang aman dan nyaman dengan berbagai fitur istimewa untuk mendukung kegiatan sehari-hari,” ujar S Sugiyama, 4W Managing Director kepada Otojatim di Surabaya.
Suzuki Ignis dilengkapi mesin K12M berkapasitas 1.197 cc, 16 valve, 4-silinder dengan sistem pembakaran Multipoint Injection. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga maksimal hingga 84 Hp pada putaran ke 6.000 rpm dan torsi puncak 113 Nm pada putaran ke 4.200 rpm. Suzuki Ignis memiliki material bodi yang ringan dan kuat menjadikannya sangat irit bahan bakar.
Patut untuk diingat, Suzuki Ignis semua model memiliki dual SRS Airbag, seluruh seat belt dilengkapi pretensioner dengan force limiter dan kursi belakang ISOFIX khusus keluarga yang menyertakan balita.
Gyion Ananta Hardy
Maret 02, 2018
New Google SEO
Bandung, Indonesia
Suzuki Ignis mampu melengserkan Honda Brio dari singgasananya di kelas city car. Model yang dipasarkan pada kuartal kedua 2017 tersebut mampu mendongkrak pasar mobil perkotaan, yang semula hanya menguasai sekitar 2 persen, menjadi 44 persen pada tahun lalu.
Suzuki Ignis bersaing dengan beberapa model lain, seperti Honda Brio, Nissan March, Daihatsu Sirion, Mitsubishi Mirage, Toyota Etios, Hyundai i10, dan Kia Picanto. Dalam sembilan bulan terakhir, penjualan Suzuki Ignis mencapai 14.157 unit.
Capaian angka penjualan Ignis tersebut sekaligus membuat model ini berhasil merebut pangsa pasar city car hingga 44 persen dan menjadi juara di kelasnya. Suzuki Ignis langsung berhasil menyalip pesaingnya, termasuk Honda Brio, yang tahun sebelumnya menjadi model city car terlaris.
Sebelum Ignis, Suzuki memiliki model lain yang dimainkan terlebih dulu di segmen pasar ini, yakni Celerio dan Splash. Namun keduanya tidak terlalu sukses di pasar.
Tahun lalu, Suzuki Celerio hanya terdistribusi 57 unit, sedangkan Suzuki Splash tak lagi didistribusikan. Alhasil, tahun lalu pangsa pasar kedua model ini tidak sampai 1 persen.
Suzuki Ignis dipasarkan dengan empat varian, yakni Ignis GL 1.2 MT, Ignis GL 1.2 AT, Ignis GX 1.2 MT, dan Ignis GX 1.2 AT.
Gyion Ananta Hardy
Maret 02, 2018
New Google SEO
Bandung, Indonesia
Beda seperti di Indonesia, Suzuki Ignis lebih istimewa di India. Penjualan mobil kota bergaya crossover itu dilakukan di diler premium Maruti Suzuki di India bernama Nexa.
Nexa adalah jaringan diler untuk konsumen kelas atas yang berdiri sejak 2015 lalu. Tidak semua model Suzuki dijual di Nexa. Selain Ignis, Nexa hanya menawarkan S-Cross, Ciaz, dan Baleno.
Model Suzuki lainnya seperti Ertiga, Wagon R, Alto, Celerio, dan Vitara Brezza, dijual di jaringan diler yang lebih bermasyarakat bernama Arena. Secara keseluruhan Maruti Suzuki punya sekitar 300 diler Nexa dan 3.000 diler Arena di seluruh India.
Menariknya, Ignis diklasifikasikan sebagai produk premium karena dijual di Nexa. Padahal, harga Ignis lebih murah ketimbang Brezza yang ditawarkan di Arena.

Mungkin saja perlakuan untuk Ignis terasa aneh buat orang Indonesia, namun ternyata Maruti Suzuki melakukannya sengaja. Puneet Dhawan, Deputy General Manager and Head Corporate Communications Maruti Suzuki India Limited, menjelaskan, ada dua alasan dibalik strategi itu.
“Jika Anda punya dua anak, Anda mau memberi makan keduanya. Jadi Maruti Suzuki punya keduanya dan harus memberi makan. Itu alasan logisnya. Nah untuk alasan bisnis Brezza dipandang sebagai produk massal. Karena kami punya jaringan Arena yang besar, kami memilih Brezza lebih cocok ke profil konsumen Arena. Ignis adalah mobil tambahan, konsumen itu cocok dengan Nexa,” kata Punnet, saat berbincang dengan wartawan asal Indonesia di Delhi Auto Expo.
Menurut Punnet, Brezza bukanlah mobil mewah, beda seperti Ignis yang punya sinyal premium. Selain itu, ungkap Punnet, Ignis bukan pilihan mobil pertama, melainkan dibeli orang kaya yang sudah punya dua atau tiga mobil lain sebelumnya.
Respons konsumen dikatakan sesuai dengan strategi itu. Punnet mengatakan penjualan Ignis dan Brezza sangat baik dan bikin Maruti Suzuki bahagia.
Gyion Ananta Hardy
Maret 02, 2018
New Google SEO
Bandung, Indonesia
Selain kapasitas angkut 7 orang, salah satu pertimbangan memilih Low MPV ialah dari konsumsi bahan bakar (BBM) yang irit.
Untuk itulah sengaja menguji langsung konsumsi BBM Suzuki Ertiga Diesel setelah peluncuran resminya beberapa hari lalu. Konsumsi BBM Suzuki Ertiga Diesel paling irit di kelasnya.
Berbeda dengan Ertiga bensin, pada Suzuki Ertiga Diesel ini menggunakan mesin berkode D13A.
Rinciannya ialah unit berkapasitas 1.248 cc 4 silinder turbo yang juga didukung motor listrik dan baterai berdaya 12V 70Ah.

Mesin tersebut terhubung dengan transmisi manual 5 percepatan. Yang dirasakan, mobil ini begitu responsif karena mampu menyemburkan torsi sebesar 200 Nm.
Tidak hanya itu, teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS) mampu diterjemahkan dengan apik lewat bantuan Integrated Starter Generator (ISG).
ISG inilah yang berperan untuk menangkap energi yang terbuang saat deselerasi untuk mengisi ulang baterai.
Hasil pengetesan, rute dalam kota dengan kecepatan rata-rata hanya 22 km/jam, Ertiga Diesel mampu mencatat konsumsi BBM 17,7 km/l.
Hasil ini tak lain juga berkat dukungan idle start/stop system yang berfungsi optimal saat mobil terjebak macet. Sementara di rute tol, Ertiga Diesel mampu meraih konsumsi BBM 20,8 km/l.
Catatan ini sekaligus membuktikan efisien Ertiga Diesel lebih baik dibanding para rival.
Sebut saja dibanding Honda Mobilio RS CVT yang meraih konsumsi BBM 14,8 km/l untuk rute dalam kota dan 19,2 untuk rute tol.
Sementara pada Nissan Grand Livina HWS CVT dan Toyota Avanza Veloz CVT, masing masing meraih 13,2 km/l dan 12,5 untuk rute dalam kota.
Serta 18,2 dan 18,5 untuk rute tol. Efisiensi Ertiga Diesel juga lebih superior dibanding versi bensinnya yang meraih 14,4 km/l dan 19,2 km/; untuk rute dalam kota dan tol.
Gyion Ananta Hardy
Maret 02, 2018
New Google SEO
Bandung, Indonesia
Melihat profil Suzuki Ignis andalan PT SIS dari belakang, ada hal yang langsung menarik perhatian.
Ya, tiga garis yang terlihat seperti logo sepatu ternama di pilar C, tepat di belakang jendela belakang. Apakah ada arti tertentu?
Ternyata, itu merupakan garis yang menjadi salah satu ciri khas Suzuki di tahun 1970-an. Tiga garis ini, dinamakan 'Progressive Triad'.
Awalnya, Progressive Triad juga muncul di mobil kecil SC100 Whizzkid dulu dan jadi trademark-nya di kala itu.
Kini, Suzuki Ignis pun kembali menggunakannya di pilar C ekstra tebalnya tersebut. Lumayan untuk mengisi jarak kaca belakang dan samping yang terlalu jauh.
Di interior pun, Suzuki menyematkan trademark Progressive Triad ini di bawah fascia tengahnya untuk semakin menguatkan ciri khas tadi.
Gyion Ananta Hardy
Maret 01, 2018
New Google SEO
Bandung, Indonesia
Di Pilar Belakang Suzuki Ignis ada Tiga Garis, Apa Maksudnya?
Posted by Suzuki | PT Cinta Damai Putra Bahagia on Kamis, 01 Maret 2018
Hatchback lima penumpang ini menyandang banyak fitur yang jika dibandingkan dengan harga jualnya terasa melebihi ekspektasi penggunanya. Sebagai metamorfosa dari wujud generasi sebelumnya yang berformat sedan, Baleno hatchback dengan format barunya tetap membidik segmen pengguna kalangan keluarga muda Indonesia.
Fitur-fitur apa saja yang tersemat di mobil ini?
Satu diantaranya adalah Keyless Entry. Fitur keyless entry di Baleno hatchback membuatnya menjadi sangat praktis. Dengan fitur ini pengemudi jadi lebih mudah mengakses masuk ke kabin tanpa perlu menekan tombol di remote.
Remote masih tersimpan di tas, dapat berfungsi membuka pintu jika jaraknya sekitar 1 meter dari mobil. Sisi kepraktisan lainnya juga terdapat pada fitur Engine Start Stop. Fitur yang terpasang di dasbor ini dioperasikan saat akan menyalakan mesin dengan cukup menekan tombolnya.
"Penguncian pintu di mobil keyless entry biasanya dengan pencet sekali untuk membuka pintu driver dan pencet kedua untuk semua pintu. Fitur Keyless Entry di Baleno hatchback bisa di-setting seperti itu atau bisa juga di-setting langsung, sekali pencet untuk membuka semua pintu," ungkap Yulius Purwanto, Head of 4W Product Development PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) dalam paparan bedah fitur Beleno hatchback di booth Suzuki.
Di Suzuki Baleno hatchback juga disematkan fitur Multi information Display yang mampu menampilan enam layar berbeda.
Yulius mengatakan, dengan fitur MID ini pengemudi bisa mengecek kondisi keempat pintu Baleno hatchback sebelum menginjak pedal gas untuk memulai berkendara.
"MID dilengkapi memori yang bisa meng-capture data konsumsi bahan bakar setiap 5 menit, 10 menit, atau lainnya," ungkapnya.
MID ini juga memberikan informasi seberapa lama berkendara. MID ini tersedia dalam beragam bahasa, mulai dari Bahasa Inggris, Prancis, sampai Jerman.
"Untuk MID dalam bahasa Indonesia kita belum develop. Kita masih studi kalau pasarnya di Indonesia berkembang kita akan gunakan MID yang berbahasa Indonesia, ini karena Baleno ini kita impor dari India dan ditujukan untuk pasar Eropa," beber Yulius.
Fitur MID ini berukuran 4,2 inchi dengan 6 layar berbeda. Yakni, indikator pintu, tampilan jam, dan lain-lain.
Reset MID di Baleno bisa dilakukan secara manual dengan memencet tombol. Setelah pengisian bahan bakar bisa me-reset secara otomatif jika di-setting Reset After Refuel.
Indikator derajad temperatur kabin juga bisa diubah dari parameter suhu Celcius ke Fahrenheit.
Sensor parkir di Baleno hatchback juga bisa direset disetting dari mode normal ke mode trailer (kereta gandeng). "Akan berbunyi sekali saat transmisi diposisikan ke gigi mundur," ungkap Yulius.
Di kokpit Baleno hatchback, pengemudi juga dimanjakan oleh hadirnya remote khusus untuk memilih fitur perangkat audio dan juga bluetooth untuk terkoneksi dengan telpon seluler.
Untuk kenyamanan di kabin, Baleno hatchback juga menyandang fitur Auto Climate Control yang memudahkan pengemudi menyesuaikan tingkat kesejukan di dalam kabin.
Selain mampu mendinginkan kabin, fitur ini juga bisa menyesuaikan tingkat kehangatan suhu kabin saat pengemudi membawa mobilnya melaju di kawasan berhawa dingin.
Bila pengemudi ingin lebih mengetahui kekuatan mesin bensin K14B di Baleno hatchback. pengemudi bisa memilih mode untuk memonitor torsi dan tenaga yang dihasilkan mesin.
Hal ini bisa membantu pengemudi memilih mengemudi dengan mode agresif dengan akselerasi kuat atau mengemudi yang lebih irit bahan bakar.
Pengemudi juga bisa memilih mode average fuel consumtion & driving range.
Gyion Ananta Hardy
Maret 01, 2018
New Google SEO
Bandung, Indonesia
Memiliki mobil elegan dengan desain menawan adalah impian hampir setiap orang, apalagi generasi millennial yang gemar mengekspresikan diri. Mereka percaya bahwa mobil yang dari tampilan luarnya sudah terlihat elegan, tentu akan memberikan semangat lebih untuk dikendarai ke kantor, ke lokasi meeting, atau ke mana saja.
Menjawab keinginan pelanggan akan mobil modern dengan gaya elegan dan menawan, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) kembali memperkenalkan generasi keempat dari Suzuki Baleno, Gear to Define. Mengusung desain bertema `Liquid Flow`, Suzuki Baleno tampil dengan model terbarunya, hatchback.
Suzuki sangat memperhatikan pengaruh Baleno sebagai hatchback berkelas. Detail krom bisa ditemukan dari kisi-kisi, pegangan pintu, sampai hiasan pintu belakang. Lampu belakang juga menggunakan LED, termasuk lampu rem pada spoiler.
Secara keseluruhan, desain eksterior Suzuki Baleno didominasi dengan kesan agresif dan sporty. Tampilannya semakin terlihat sporty berkat kombinasi Sporty and Elegant Alloy Wheels 16 inci dan dibalut ban berprofil 195/55 R 16. Baleno juga dilengkapi Sporty Bumper pada bagian depan dan belakang untuk mempertegas desainnya yang sporty.
Tak perlu mengkhawatirkan masalah penerangan, Suzuki Baleno hadir dengan HID Projector Headlamps with DRL yang memberikan penerangan lebih baik di siang hari dan malam hari. Chrome Curve Front Grille semakin menambah sisi elegan dari mobil ini. Lalu ada 4 Points Rear Parking Sensor yang disisipkan untuk menambah keamanan saat melakukan parkir.
Sementara desain interiornya dibuat senyaman mungkin dengan ruang kabin yang lega dan lapang. Bagi pengendara, Suzuki Baleno menghadirkan posisi mengemudi yang nyaman dengan fitur Tilt and Telescopic Steering pada stir yang juga berselimut kulit berkualitas tinggi dan memiliki Switch Audio Control dan Bluetooth Phone Connection.
Kursi pengemudinya dilengkapi dengan Height Adjuster. Seluruh joknya diselimuti kain bahan dengan dominasi warna hitam, dengan sandaran lengan di sisi kiri kursi pengemudi untuk meningkatkan kenyamanan berkendara Suzuki Baleno.
Lalu dari belakang kemudi, pengemudi bisa memantau cluster meter di layar LCD 4.2 inci, lebih informative, dan atraktif di kelasnya. Multi Information Display menyediakan data konsumsi bahan bakar, waktu berkendara, torsi dan tenaga, indikator pintu, tampilan jam, hingga penggunaan rata-rata mesin kendaraan.
Untuk menyalakan mesinnya, cukup klik tombol Engine Start / Stop disertai dengan menginjak pedal kopling untuk transmisi manual dan pedal rem untuk transmisi otomatis.
Suka membawa banyak barang di dalam mobil? Tenang saja, bagasi Suzuki Baleno memiliki kapasitas 355 liter yang bisa menampung berbagai barang. Bila masih kurang, jok belakangnya bisa dilipat dengan konfigurasi 60:40.
Mobil keren, elegan, dan sporty, tentu tidak sempurna tanpa dilengkapi mesin dengan performa yang baik. Suzuki Baleno didukung dengan kode mesin uji reliabilitas K14B dan konfigurasi empat silinder inline berkapasitas 1.373 cc, 16 valve, DOHC, VVT, dan MPI.
Dari hasil uji efisiensi konsumsi bahan bakar dengan transmisi manual, Baleno bisa menembus 22.17km/liter. Sedangkan untuk transisi otomatis bisa menembus 20,66 km/liter. *Data Uji Termodinamika Pusat Teknologi Motor dan Propulsi (Balai Teknologi Termodinamika Motor dan Propulsi / BT2MP) Januari 2017.
Fitur keselamatan standar pada Suzuki Baleno pun sangat lengkap. Fitur itu meliputi Dual SRS Airbag dan Side Impact Beam yang terbuat dari rangka baja yang terpasang di pintu untuk meredam benturan di sisi kendaraan. Sementara untuk sistem pengereman sudah lengkap dengan Antilock Braking System (ABS), Electronic Brake Force Distribution (EBD), dan Brake Assist (BA) untuk memastikan kecepatan mobil berkurang secara maksimal.
Di samping inovasi pada desain, mesin, dan fitur keselamatan, saat ini Suzuki tengah memperkenalkan `Gear` sebagai konsep baru yang memiliki beragam arti. Gear menggambarkan pilihan terpenting dalam hidup, sebuah senjata, lebih dari sekadar alat, tetapi partner untuk menaklukkan tantangan dan menunjukkan siapa diri Anda.
Semua inovasi yang dihadirkan pada generasi keempat dari Suzuki Baleno untuk menjawab rasa penasaran pelanggan akan kehadiran mobil sedan yang lebih modern. Menariknya, Suzuki juga memberikan pelayanan purna jual berupa free jasa service hingga pemakaian 50. 000 km tanpa batas waktu dan 3 tahun garansi atau jarak tempuh 100.000 km dengan suku cadang asli dan berkualitas.
Masih belum puas? Suzuki juga menghadirkan kemudahan servis di outlet yang tersebar luas di seluruh Indonesia, dilengkapi bengkel dengan peralatan lengkap dan canggih, tenaga mekanik terlatih dan bersertifikat, serta layanan servis 24 jam di dealer terdekat. Sebagian outlenya pun dilengkapi dengan fasilitas 3S.
Untuk semakin memuaskan keinginan pelanggan setianya, Suzuki Baleno dihadirkan dengan enam pilihan warna, Solid Fire Red, Urban Blue, Arctic White, Premium Silver, Midnight Black, dan Met Granite Grey. Lalu disajikan dengan pilihan transisi 5-speed manual dan otomatis.
Dengan fitur lengkap dan harga yang terjangkau, Suzuki Baleno sangat pantas disebut sebagai `The Complete Hatchback`.
Gyion Ananta Hardy
Maret 01, 2018
New Google SEO
Bandung, Indonesia
Lembaga riset otomotif berbasis di Singapura, JD. Power, mengeluarkan sebuah hasil risetnya yang dikutip dari Indonesia Initial Quality Study (IQS) berupa kesan pemilik tentang mobil yang dibelinya setelah menemaninya beberapa bulan.
Hal itu didasari dari banyaknya masyarakat yang tertipu dengan visual fisik saat membelinya. Lalu, muncul juga problem tentang part dan fitur lainnya juga masih banyak.
Hampir 200-an kasus dikeluhkan pemilik di antaranya mesin dan transmisi, pengalaman berkendara, interior dan eksterior kendaraan, fitur, kontrol dan tampilan, pemanas, ventilasi dan pendingin (HVAC), audio, hiburan atau navigasi, serta tempat duduk.
Data yang didapat, saat ini mobil yang punya tingkat keluhan sedikit kelas Low MPV adalah SUZUKI ERTIGA. Riset ini menggunakan prosentase angka sebagai patokan, dimana SUZUKI ERTIGA hanya 71 poin.
Angka yang diraih SUZUKI ERTIGA tersebut menandakan kepuasan pemilik serta sedikitnya keluhan saat digunakan. Riset ini dilakuan terhadap 2.664 koresponden yang memboyong mobil antara bulan September 2016 - Agustus 2017. Penelitian dilakukan pada Maret sampai dengan Oktober 2017.
LAYANAN SALES 24 JAM |
|
|
SUZUKI | PT CINTA DAMAI PUTRA BAHAGIA |
































